Penelitian dari St Louis University menemukan bahwa pola makan (diet) tinggi lemak, atau sering juga dikatakan ketogenic diet dapat sepenuhnya mencegah atau bahkan dapat memperbaiki gagal jantung yang diakibatkan oleh proses metabolik.

Kyle S McCommis, Ph.D.
Kyle S McCommis, Ph.D., Asisten Professor di SLU.
sumber : https://medicalxpress.com/news/2020-10-high-fat-ketogenic-diets-reverse.html

Tim peneliti yang dipimpin oleh Kyle S. McCommis, Ph.D., asisten professor pada departemen Biokimia dan Biologi Molekular si St Louis University memberikan fokus pada proses metabolik yang menjadi penyebab utama pada gagal jantung atau kerusakan jantung.

Pada model percobaan menggunakan hewan, gagal jantung yang drastis pada tikus dapat dicegah dengan mengganti diet menjadi tinggi lemak atau ketogenik diet, yang dapat sepenuhnya mencegah, dan bahkan dapat menyembuhkan gagal jantung.

"Studi ini menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi lemak dan rendah karbohidrat dapat menjadi intervensi melalui terapi nutrisi untuk mengobati gagal jantung", Kata McCommis.

Penemuan ini, "Modulasi Gizi dari gagal jantung pada tikus dengan defisiensi Pyruvate Carrier" dipublikasikan secara online tanggal 26 Oktober 2020 di Nature Metabolism. Penelitian ini, yang dimulai saat McCommis melakukan disertasi pada program PascaSarjana dan penempatan posisi di Fakultas Kedokteran Universitas Washington, yang kemudian diselesaikan di Fakultas kedokteran Univesitas Saint Louis.

Jurnal selengkapnya dari penelitian ini dapat diakses melalui : 
https://www.nature.com/articles/s42255-020-00296-1


No comments:

Post a Comment